
Gunungsindur, 12 Oktober 2025 — Dalam suasana penuh kehangatan dan keimanan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gunungsindur bersama Muslimat NU dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jabal Nur sukses menyelenggarakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Ahad, 12 Oktober 2025, bertempat di Masjid Besar Jabal Nur, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor.
Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, tokoh agama, serta para pejabat daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Gunungsindur, Ketua PCNU Kabupaten Bogor, serta tokoh-tokoh masyarakat lainnya yang turut meramaikan dan memeriahkan acara.

Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh ulama kharismatik, KH. R. Syarif Rahmat, yang menyampaikan pesan-pesan moral dan spiritual tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ceramahnya, KH. Syarif Rahmat menekankan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah.
“Rasulullah adalah suri teladan terbaik dalam segala aspek kehidupan. Di tengah tantangan zaman yang kompleks seperti sekarang, umat Islam harus lebih giat menanamkan akhlak mulia dan semangat kebersamaan sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW,” ujar KH. Syarif di hadapan jamaah yang memadati masjid.
Camat Gunungsindur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini terus dilestarikan dan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Ketua PCNU Kabupaten Bogor juga turut memberikan sambutan, menggarisbawahi pentingnya peran NU dan seluruh badan otonomnya dalam membina umat dan menjaga tradisi-tradisi keagamaan yang sarat makna.

Acara Maulid ini juga dimeriahkan dengan pembacaan Maulid Simtudduror, penampilan hadrah dari santri-santri muda, serta pembacaan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat Gunungsindur khususnya, dan bangsa Indonesia pada umumnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga siang hari, dengan harapan dapat menumbuhkan semangat cinta kepada Nabi Muhammad SAW di tengah masyarakat serta memperkuat tali persaudaraan antarwarga.





