
Gunungsindur — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gunungsindur akan menggelar acara Halal BI Halal 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Dialog Kebangsaan Lintas Agama pada Minggu, 19 April 2026. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Nafidatunnajah, Rawakalong, Kecamatan Gunungsindur.
Mengusung tema “Merajut Silaturahim, Menyemai Toleransi, Membangun Harmoni dalam Kebersamaan”, acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta meneguhkan peran Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahim pasca Hari Raya Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka yang sehat antara tokoh agama dan elemen masyarakat lintas iman. “MWCNU Gunungsindur ingin menghadirkan forum yang menyejukkan, tempat bertemunya nilai keislaman, kebangsaan, dan toleransi dalam satu tarikan nafas kebersamaan,” ujarnya.
Acara Halal BI Halal ini mengundang seluruh pengurus NU di wilayah Gunungsindur, mulai dari tingkat MWC, Ranting, Anak Ranting, hingga Badan Otonom (Banom) MWCNU. Selain itu, panitia juga mengundang perwakilan tokoh agama dari berbagai latar belakang sebagai bentuk komitmen NU dalam merawat moderasi beragama dan harmoni sosial.
Dalam rangkaian kegiatan, akan diselenggarakan Dialog Kebangsaan Lintas Agama yang menghadirkan dua narasumber nasional, yaitu Dindin Abdullah Ghozali, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB Komisi I Bidang Pemerintahan, serta Gugun Gumilar, MA., Ph.D, Staff Khusus Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dialog ini akan membahas isu-isu strategis terkait kebangsaan, toleransi antarumat beragama, serta tantangan menjaga persatuan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. Kehadiran para narasumber diharapkan mampu memberikan perspektif yang komprehensif, sekaligus memperkaya wawasan peserta dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan berkeadaban.
Pengasuh Pondok Pesantren Nafidatunnajah menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap pesantren dapat terus menjadi pusat penyemaian nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. “Pesantren adalah ruang dialog dan persaudaraan. Kami berharap acara ini membawa keberkahan dan memperkuat ikatan antarumat,” tuturnya.
MWCNU Gunungsindur berharap kegiatan Halal BI Halal dan Dialog Kebangsaan Lintas Agama ini dapat menjadi contoh praktik baik dalam merajut silaturahim, menyemai toleransi, serta membangun harmoni dalam kebersamaan, khususnya di wilayah Gunungsindur dan sekitarnya.





